TINDAKAN AKSI NYATA
PGP-1-Kabupaten
Indragiri Hilir-Aripin, S.Pd-1.2-Aksi Nyata
A.
Latar
belakang tentang situasi yang dihadapi oleh Calon Guru Penggerak
Undang-Undang Nomor 20
tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasioanal menyebutkan, bahwa Pendidikan Nasional
berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa
yang bermartabat dalam rangka mencedaskan kehidupan bangsa. Sejalan dengan
filosopi dari Ki Hajar Dewantara bahwa pendidikan bertujuan untuk mengembangkan
potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, berinovasi, dan menjadi warga
negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Selain itu pendidikan
memberikan kemerdekaan bagi anak berbuat dan berubah sesuai dengan alam dan
zaman yang dilaluinya.
Proses
belajar sering melibatkan keterampilan dan perilaku baru bagi peserta didik.
Belajar bukan sekedar menerima informasi dari orang lain, tetapi belajar
sesungguhnya memerlukan motivasi yang tinggi dan suasana yang mendukung proses
belajar. Pembelajaran mandiri adalah suatu proses belajar yang mengajak siswa
melakukan tindakan mandiri yang melibatkan satu orang, atau satu kelompok. Selain
itu belajar mandiri juga berarti belajar secara berinisiatif dengan ataupun
tanpa bantuan orang lain dalam belajar. Demikian juga dalam kamus besar bahasa
Indonesia belajar mandiri diartikan keadaan seseorang dapat berdiri sendiri
atau tidak bergantung pada orang lain. Siswa yang belajar mandiri dapat
melibatkan berbagai sumber daya dan aktivitas seperti membaca sendiri, belajar
berkelompok, dan latihan-latihan. Tindakan mandiri dirancang untuk
menghubungkan pengetahuan akademik dengan kehidupan sehari-hari untuk mencapai
tujuan yang bermakna.
B. Deskripsi Aksi Nyata yang dilakukan, berikut alasan
mengapa melakukan aksi tersebut.
Aksi nyata yang dilakukan adalah menanamkan
kemandirin belajar bagi siswa untuk beraktivitas, berinovasi dan melakukan
proses belajar sendiri dalam memperoleh pengetahun dan keterampilan yang
dimiliknya.
Tahapan proses belajar mandiri.
1.
Persiapan (minggu keempat Nopember 2020)
Pada tahap persiapan melakukan komunikasi kepada siswa
untuk mengkondisikan siswa tentang proses belajar mandiri yang akan dilakukan
siswa.
2. Pelaksanaan
(Minggu kelima Nopember 2020)
Pelaksanaan belajar
mandiri mengacu pada langkah-langkah strategi belajar mandiri.
Langkah-langkah strategi pembelajaran mandiri adalah :
a.
Siswa mandiri menetapkan tujuan.
Tujuan akan memberi kesempatan untuk menetapkan
keahlian personal dan akademik ke dalam kehidupan sehar-hari.
b.
Siswa mandiri membuat rencana.
Merencanakan disini meliputi melihat jauh kedepan dan
memutuskan bagaimana cara untuk berhasil. Rencana yang diputuskan siswa
tergantung pada apakah mereka ingin menyelesaikan masalah, menentukan
persoalan, atau menciptakan suatu proyek.
c.
Siswa mandiri mengikuti rencana dan mengukur kemajuan
diri.
Peserta didik terus-menerus mengevaluasi seberapa baik
rencana mereka berjalan. Mereka memperbaiki kesalahan dan membuat berbagai
perubahan yang perlu.
d.
Siswa mandiri membuahkan hasil akhir
Siswa mendapatkan suatu hasil akhir, yang tampak
maupun tidak, yang bermakna bagi mereka.Yang paling jelas adalah sebuah
kelompok mungkin menghasilkan portofolio dan memberikan informasi menggunakan
grafik atau berbagai cara lainnya.
d.
Siswa mandiri menunjukkan kecakapan melalui penilaian
autentik.
Para siswa menunjukkan kecakapan terutama dalam
tugas-tugas yang mandiri dan autentik. Dengan menggunakan standar nilai dan
petunjuk penilaian untuk menilai portofolio, jurnal, presentasi, dan penampilan
siswa, guru dapat memperkirakan tingkat pencapaian akademik mereka.
C.
Hasil dari
Aksi Nyata yang dilakukan
Pembelajaran mandiri berhasil, karena seperti yang kita lihat adalah hal yang dialami bagi anak untuk bertindak secara mandiri dan mengambil keputusan sendiri. Selain itu belajar mandiri dapat juga menemukan hubungan antara ide-ide baru dan situasi mereka sendiri.
D.
Pembelajaran
yang didapat dari pelaksanaan (kegagalan maupun keberhasilan)
Pembelajaran yang didapat dari
belajar mandiri dapat ditinjau dari :
1). Kegagalan.
Gegagalan belajar mandiri dirasakan
bagi guru, bahwa tidak semua siswa termotivasi dari dalam dirinya untuk belajar
sendiri, karena untuk belajar sendiri perlu motivasi dari dirinya sendiri yang
harus dilakukan terus-menerus secara kontinyu. Hal ini yang cukup sulit
ditemukan oleh para siswa untuk merubah kebiasaannya.
2). Keberhasilan.
Keberhasilan
belajar mandiri bagi siswa dapat meningkatkan perestasi akademik dan
keterampilan bagi siswa, karena siswa yang terlibat langsung dalam menemukan
minat-minat baru dan bakat terpendam mereka untuk berkembang mencapai unggulan
akademik dan keterampilan.
E.
Rencana
perbaikan untuk pelaksanaan dimasa mendatang
Rencana perbaikan untuk pelaksanaan
dimasa yang akan datang adalah lebih memotivasi siswa untuk belajar mandiri,
karena mengingat untuk belajar mandiri sangat perlu dilakukan secara kontinyu.
Jika belajar mandiri dilakukan secara kontinyu sudah barang tentu hasil yang
dicapai siswa akan dapat diraihnya dengan baik.
F.
Dokumentasi proses dan hasil pelaksanaan berupa foto atau video singkat
dari hasil belajar mandiri.
Foto
siswa mandiri dalam membaca
Komentar
Posting Komentar